Friday, 10 August 2018

CARA APLIKASI PROBIOTIK

Untuk mendonkgrak usaha perikanan, kini marak penggunaan PROBIOTIK. Banyak jenis probiotik dijual di toko-toko perikanan. Aturan dan cara penggunaannya disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada kemasan masing-masing produk. Sehingga pembudidaya ikan lebih gampang dalam menggunakan probiotik.
Secara umum, ada dua cara penggunaan probiotik yang bisa dilakukan pembudidaya ikan yaitu:

1. Dicampurkan ke Air Kolam
Cara aplikasinya ini sangat mudah. Probiotik cukup dituangkan ke dalamair kolam setiap dua minggu sekali. Maksud dan tujuannya adalah agar air selalu sehat, tidak blooming dan penuh dengan plankton sebagai pakan alami atau menyemibangkan ekosistem dalam kolam.
Probiotik selain menambah nutrisi pakan ikan juga bisa digunakan untuk menggemburkan tanah apabila diaplikasikan didasar kolam. Selain penggemburan dasar kolam ini probiotik juga bisa sekaligus memelihara kualitas air ketika kolam diisi air nanti. Terlebih lagi ketika probiotik ini juga diaplikasikan ketika ada air dikolam budidaya. 

2.  Dicampur dengan Pakan
Cara ini mudah, prinsipnya probiotik dicampurkan dengan pakan ikan. Tujuan pencampuran Probiotik dengan pellet adalah untuk mengkondisikan pakan ikan agar mengandung bakteri-bakteri menguntungkan sesuai yang diinginkan. Selain untuk memacu pertumbuhan ikan sendiri sekaligus juga bisa membentengi dari kemungkinan terkena penyakit atau stres.
Selain pada budidaya pembesaran ikan, probiotik juga bisa digunakan pada pembenihan dan pembesaran lele. Dengan pemberian probiotik, pertumbuhan serta daya tahan lele menjadi jauh lebih baik dan tingkat kematiannya rendah.

Nah demikian sekilas tentang penggunaan probiotik. Probiotik ini diibaratkan sebagai benteng pertahanan diri bagi tubuh ikan sehingga sebaiknya diberikan sejak dini. Begitu bibit mau masuk kolam, tiga hari sebelumnya media air kolam harus dikondisikan dengan probiotik lebih dahulu agar kondisi air cepat matang dan tumbuh banyak plankton. Selanjutnya, pemberian probiotik untuk pemeliharaan air cukup dua minggu sekali atau sesuai kebutuhan

Pembiakan EM4

EM4 adalah probiotik yang digunakan untuk mengurangi polusi pada kolam ikan lele. Carapenggunaannya bisa dengan menuangkan EM4, yang dicampur air, ke kolam. Atau bisa juga sebagai campuran makanan lele. Penggunaan yang pertama kurang direkomendasikan karena ternyata ada produk lain yang hasilnya lebih baik.Saya menggunakan EM4 setiap hari. Karena jika membeli menjadi tidak ekonomis, makasaya mencoba mencari cara lain. Ada yang membuat sendiri. Namun kelihatannya (karenasaya belum pernah mencoba) cukup repot. Maka solusi termudah dan termurah adalahdengan membiakkan sendiri.Karena dinamakan membiakkan, maka harus ada bibitnya, yaitu satu botol EM4. Kemudiansiapkan terasi, bekatul, tetes tebu, tepung ikan dan air bersih yang sudah mendidih. Sayabiasanya menggunakan wadah galon cat tembok yang volume isinya 20 liter air.Yang dilakukan pertama adalah mencampurkan terasi, bekatul, tetes tebu, tepung ikan danair bersih yang sudah mendidih dalam wadah. Kemudian diaduk-aduk secukupnya. Diamkanlarutan tersebut hingga dingin. Agar aman, buatlah larutan tersebut sore hati, sehingga pagihari berikutnya pasti sudah dingin. Setelah dingin, masukkan EM4, diaduk dan kemudianditutup rapat. Aduklah larutan tersebut tiap pagi dan sore. Beberapa hari kemudiantambahkan satu atau dua botol tetes tebu. Terus aduklah larutan tersebut secara berkalasampai paling tidak dua minggu sejak hari pembuatan.Setelah hasilnya dirasa cukup, pisahkan air dengan bekatul menggunakan penyaring terigu. Agar hemat, ampas bekatul bisa digunakan lagi sampai berkali-kali, tinggal menambah air bersih dan tetes tebu. Air yang telah disaring sebenarnya sudah bisa digunakan. Namun untuk meningkatkankepekatan EM4, simpanlah dahulu selama 2 minggu, dengan menambahkan tetes tebusebagai makanan. Semakin lama disimpan, hasilnya akan semakin baik

Peran Probiotik pada Kolam Perikanan

Peran Probiotik pada Kolam Perikanan

|Probiotik adalah mikroba yang menguntungkan bagi ikan yang dibudidayakan.  Mikroba itu antara lain bakteri asam laktat seperti Lactobacillus,  beberapa kelompok Bacillus seperti Bacillus pumilus, Bacillus lincheniformis, Bacillus pumilus

Sifat probiotik dari bakteri yang menguntungkan bagi ikan dapat menekan pertumbuhan bakteri jahat (pathogen). Dengan probiotik Superzyme, maka ikan menjadi lebih sehat, bisa membantu proses penyembuhan ikan yang sakit, dan menjaga kualitas air sehingga tidak keruh ataupun berbusa serta melancarkan metabolisme ikan.

Dari berbagai sumber dan penelitian diketahui bahwa makanan yang difermentasi dengan probiotik jika masuk kedalam pencernaan makhluk hidup akan mudah dicerna serta lebih mudah terserap nutrisinya oleh tubuh yg mengkonsumsinya. Dalam hal ini adalah ikan. 

Sebagai bahan perbandingan pakan tanpa probiotik; Nutrisi pakan yg diserap tubuh ikan maksimal 40% sedangkan pakan yg dicampur probiotik Nutrisi pakan yg terserap tubuh ikan lebih dari 40% bahkan dengan kondisi tertentu bisa sampe 70% jika difermentasi minimal 12 jam. 

Dengan demikian penambahan probiotik pada pakan ikan akan sangat menguntungkan karena nutrisi pakan akan lebih banyak diserap ikan yang pada akhirnya akan meningkatkan bobot ikan dan membuat ikan lebih sehat dan memiliki nilai lebih untuk dijual. Penggunaan probiotik akan menghemat biaya juga karena penggunaan pakan akan lebih optimal.

Mendapatkan probiotik untuk ikan saat ini sangat mudah, karena banyak dijual di pasaran dan harganya pun relatif murah. Probiotik banyak digunakan karena manfaatnya yang banyak seperti: 
  • Melawan jamur/sebagai anti jamur 
  • Mengurai bahan organik, sisa pakan, metabolisme udang/ikan 
  • Menekan pertumbuhan bakteri Vibrio spp 
  • Menghilangkan bau dan mengurangi lumpur di periaran 
  • Mempercepat pertumbuhan pertumbuhan udang/ikan serta tahan terhadap penyakit 
Penerapan probiotik sebagai bahan tambahan untuk pakan cukup mudah namun harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu. Berikut akan kami jelaskan teknik fermentasi bakteri probiotik yang baik agar manfaat yang dihasilkan bisa maksimal:

Berikut Cara Membuat Probiotik Sendiri

Berikut Cara Membuat Probiotik Sendiri

 Bahan-Bahan :

  1. Sel multi mikroorganisme 100-200 cc untuk staterkit
  2. Dedak halus 1 – 2 kg (dikukus/direbus) setelah itu dinginkan
  3. Tetes tebu / gula merah sebanyak 1/2 – 2 liter/ kg (rebus & dinginkan)
  4. Air bersih sebanyak 20 liter
  5. Tambahkan Azzola micropilla secukupnya (blender jika ada)
  6. Buah nanas 1 buah (blender & saring kemudian ambil airnya)
  7. Temulawak (curcuma) sebanyak 1/4 kg ( blender & rebus bersama gula merah & dinginkan), Ini berguna untuk menambah nafsu makan ikan sekaligus memperkebal sistem imun tubuh ikan lele terhadap penyakit & cuaca extrim.
  8. Wadah ember kosong yang sudah dibersihkan
  9. Jurigen ukuran 30 liter

Cara Membuat Probitoiknya :

  • Semua bahan nomer 1-7 semuanya dicampurkan menjadi satu di wadah ember kosong yang sudah disiapkan kemudian aduk hingga merata.
  • Jika sudah, selanjutnya pindahkan adonan yang ada di ember ke dalam jurigen yang sudah steril dan bersih dan tutup rapat-rapat.
  • Jurigen berisi ramuan sudah siap, saatnya menyimpannya di tempat yang gelap agar fermentasi berkerja, minimal penyimpanan 7 hari.
  • Pantau terus tiap hari, jika dilihat jurigen mengembung maka buka tutupnya pelan-pelan hingga gas dan uapnya keluar lalu tutup rapat kembali.
  • Khusus bahan Azzola, jika tidak ada anda bisa menggunakan pelepah pisang atau kacang-kacangan.

Manfaat Pemberian Probiotik Sendiri :

  • Kepadatan kolam lebih tinggi (benih yang ditebar bisa lebih banyak dari biasanya)
  • Serangan penyakit yang menurun dan kematian dari bibit juga menurun
  • Kualitas ikan lele lebih baik, daging tebal dan tubuhnya lebih panjang
  • Air yang tidak berbau (ramah lingkungan sekitar)
  • Bisa menghemat biaya pakan ikan

CARA APLIKASI PROBIOTIK

Untuk mendonkgrak usaha perikanan, kini marak penggunaan PROBIOTIK. Banyak jenis probiotik dijual di toko-toko perikanan. Aturan dan cara ...